Selasa, 06 September 2011

PEMBUSUKAN KASUS WISMA ATLET

MEDIA PUBLIK-JAKARTA. Kasus Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menjadi perhatian serius dari Pemerhati dan Pengamat Hukum Indonesia Prof. J.E. Sahetapy.

“Saya rasa tokoh-tokoh KPK saat ini yang menangani kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin diganti saja dengan tokoh-tokoh baru supaya bisa menangani kasus tersebut dengan benar” ungkap J.E. Sahetapy, 7/9.

Prof. J.E. Sahetapy menambahkan “ Kasus Wisma Atlet ini jelas-jelas ada permainan dan pembusukan antara Pemerintah berkuasa, KPK dan Kapolri sehingga tidak mungkin bisa diungkap dengan benar” tegasnya.

Lebih lanjut J.E. Sahetapy  menambahkan “SBY sangat ketakutan dengan kasus ini, karena jika kasus ini benar-benar bisa di ungkap akan mengakibatkan kehancuran bagi Partai Demokrat, Kapolri pun tidak professional mengani kasus ini dan saya rasa Kopolri perlu diganti saja, karena tidak menakutkan, yang menakutkan kumisnya saja” katanya.

Aspihani Ideris MH, Direktur Eksekutif LEKEM KALIMANTAN menyatakan “Pengulur-nguluran waktu pemeriksaan terhadap Muhammad Nazaruddin merupakan ketakutan dari SBY itu sendiri dan hal ini dilakukan jelas-jelas ada kesengajaan”. ungkapnya. 7/9.

“Kalau memang pemerintah mau serius mengungkap kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ini, coba periksa dulu tokoh-tokoh petinggi Partai Demokrat yang disebut-sebut Nazaruddin, tuh sampai saat ini mereka tersebut tidak tersentuh sama sekali. Kan 4 milliar rupiah lebih biaya yang dikucurkan negara dalam penjemputan Nazaruddin itu, sangat disayangkan dan sia-sia jika kasus ini tidak di tangani dengan serius"., kata Aspihani Ideris. (TIM)

1 komentar:

  1. Benar kata Mbak Rahma Azhari :
    Jelas-jelas ada Permainan Politik dengan menanganan Kasus Wisma Atlet yang aktor utamanya Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

    BalasHapus