Jumat, 09 Oktober 2009

Pelacur-pelacur modern


Pelacuran atau melacur punya sejarah yang sangat tua bahkan setua bumi ini.Waktu boleh terus berjalan tapi pelacuran juga ikut berjalan,entah itu di zaman penuh kegelapan hingga zaman modern.

Pelacur-pelacur yang berasal dari zaman kuno dan kegelapan hanya berkisar pada jual beli atau tukar guling kebutuhan seks demi alasan-alasan pragmatis yaitu bertahan hidup . Tapi para pelacur Modern lebih banyak melacurkan diri pada Demi kemewahan dan kekuasaan. Mereka ini bekerja demi kepentingan pribadi atau kelompoknya saja dan persetan dengan norma norma yang ada.

Mereka yang sanggup menjual harga dirinya dengan serendah-rendahnya demi kepentingan pribadi atau kelompoknya dan merugikan kepentingan yang jauh lebih besar itulah sesungguh-sungguhnya "PELACUR".Mereka ini menjalankan usahanya dengan banyak wajah dan bidang pekerjaan.Ada yang berwajah Penguasa,politisi,penegak hukum dsb-dsb.Tapi yang jelas mereka menggunakan segala tipu daya dan kekuasaan yang ia miliki bukan untuk kemaslahatan umat manusia tapi untuk pribadi dan kelompoknya saja.

Kebohongan adalah bagian dari budaya yang melengkapi mereka dalam menyalurkan hawa nafsu serakahnya.Licik Adalah strategi jitu mereka dalam memperdaya orang-orang polos,lugu dan bodoh.Mereka ini Raja dari segala raja tega!

Bersambung......

Selasa, 15 September 2009

Cicak Vs buaya dan cicak Vs godzilla



Akhir-akhir ini dalam dunia penegakkan hukum banyak hal dan istilah yang aneh-aneh.Misalnya perseteruan atau rivalitas antara KPK dan Polisi disebut dengan Cicak Vs buaya.KPK diibaratkan seekor cicak ditengah lautan koruptor,dan Polisi sebagai Buaya.

Sementara itu ada juga istilah Godzilla,yaitu gabungan antara Kepolisian dan kejaksaan.Dan kalau kalau godzilla ini mau menghancurkan cicak wah tambah besar dan tinggi ombak dilautan koruptor dan akan membahayakan bagi perahu atau bahtera berbendera Indonesia yang akan menuju / mengantar para penumpang dan awaknya kepelabuhan "Masyarakat yang adil dan makmur"

Kita percaya KPK,Kepolisian,kejaksaan itu sebagai institusi yang sangat baik.Tetapi Kita juga percaya bahwa didalamnya juga ada oknum-oknum yang bisa menyalahkan gunakan jabatannya utk kepentingan Pribadi atau kelompok.

Mengenai Upaya untuk melemahkan KPK itu sudah bukan berita baru lg,sebab sudah lama aroma itu tercium oleh berbagai media dan tersaji dengan baik dimasyarakat.Kenyataan itu dapat terlihat dan terdengar dari berbagai komentar dari berbagai pejabat tinggi negara beberapa waktu lalu walaupun akhirnya diberikan klarifikasi yg agak menyejukkan hati..???Mereka menganggap lembaga atau institusi yg terlalu kuat atau superbody.

Apakah lembaga yang terlalu kuat itu perlu dikebiri?Sebaiknya jangan, sebab lahirnyanya KPK sebagai akibat dr ketidakmampuan Kepolisian dan kejaksaan dalam menangani berbagai kasus Korupsi yang begitu kuat dan merajalela...........Kapan Hukum betukl-betul jd panglima dinegeri ini.....??? to be continued

Senin, 11 Mei 2009

Siapakah capres dan cawapres pilihan anda?

Tahukah anda, kemana arah koalisi yang digalang akan bermuara? Kalau anda menjawab "kekuasaan"maka jawaban anda benar!

Tetapi berbagai manuver para elit politik beralasan karena kesamaan flat form.Padahal yang benar adalah adanya tawar menawar"aku dapat apa dan kamu dapat apa"dalam pemerintahan.

Dinegeri ini yang jadi acuan agar bergabung dalam koalisi bukan karena flatform tapi kepentingan pragmatislah yang lebih mengemuka.

Lihat,bagaimana reaktifnya mereka ketika cawapres yang dimunculkan Demokrat berasal dari non parpol,seperti Boediono.Bahkan koalisi terancam pecah.

Di pihak lain para Elit politik terlalu banyak manuver dan memperlihatkan kegenitannya.Padahal masyarakat tahu kemana akhirnya ia bersandar.Lihat saja, PPP dan PAN.

Semua elit dan tokoh politik mengatasnamakan demi bangsa dan negara .Tetapi silakan saja mereka bicara/manuver apapun tapi pilihan ada ditangan rakyat.

Pilihlah capres dan cawapres dengan kritis ! Bukan karena politik uang tapi karena kapabilitas dan kwalitas.

Bersambung....

Jumat, 08 Mei 2009

Rasisme pada iklan diIndonesia

Kulit putih dan mulus dianggap itulah yang cantik.Iklan semacam ini sering menanamkan opini dan image kepada pemirsa ditanah air.

Kemudian ada juga iklan yang menggambarkan bahwa bertubuh tinggi dan besar adalah yang terbaik dan begitu juga sebaliknya.

Darimana asalnya pemikiran berbau rasis datang? Kalau dalam ajaran agama apapun sepertinya tidak kita temukan.Namun semenjak bangsa kulit putih menjajah berbangsa didunia,termasuk diindonesia,image berkulit putih,berbadan tinggi dianggap gagah dan cantik.

Dan kaum kulit putih ini kemudian menjadikan kaum kulit berwarna atau hitam jadi budak/pelayan.Kaum kulit putih merasa mereka jadi warga kelas satu didunia.Dan yang lain dibawah mereka(apartheid di afsel contohnya)

Peran media melalui berita,iklan,film ,dll bisa mengikis atau mempertebal rasisme.Misalnya para aktris berdarah bule atau indo dianggap lebih gagah atau cantik.Kondisi spt ini,membuat para artis ramai-ramai cari pasangan punya wajah,darah indo atau berkulit putih.

Bersambung..

Jumat, 01 Mei 2009

Antasari Azhar tersangka pembunuhan Nasrudin

Antasari Azhar dinonaktifkan,jabatannya sebagai ketua KPK dipegang oleh 4 wakil ketua.Kemudian cekal sudah dilakukan.Makin seru aja...

Banyak hal yang yang membuat kita kaget akhir-akhir ini.Dimulai dari perceraian politik antara Demokrat dengan Golkar hingga terkuaknya pembunuhan kelas tinggi yang akhirnya menyeret ketua KPK Antasari Azhar menjadi tersangka.Dari konfrensi pers Jamintel kejaksaan Agung menjelaskan penetapan ketua KPK ini menjadi dalang atau otak dari pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen ,direktur salah satu BUMN.

Semoga saja penetapan tersangka terhadap ketua KPK ini murni karena hasil penyelidikan dan penyidikan.Sebab kita tahu ketua KPK ini banyak sekali mempunyai musuh sebagai akibat dari tindakannya yang menjebloskan para koruptor.Padahal para koruptor ini ada yang berasal dari DPR,Kejaksaan Agung,mantan Kapolri,mantan Gubernur,Bupati dll.

Namun kita percaya akan sikap profesionalisme Polri dan Kejagung,sebab penetapan status tersangka tidak sembarangan dilakukan, apalagi menyangkut pejabat negara.

Kita semua berharap kasus ini cepat terungkap dan tidak menggangu kinerja KPK.

Pembunuhan terhadap Nasrudin adalah konspirasi tingkat tinggi karena menyeret Pejabat Tinggi negara yang jadi tersangka.Tapi adakah konspirasi lainnya ???

Rabu, 29 April 2009

Pendidikan politik

Pentingnya pendidikan politik sepertinya sangat dilupakan oleh pemimpin negeri ini.Kalau kita cermati karut marut pilkada,pemilu hingga pilpres lebih didasari kepentingan elit politik dalam memburu kekuasaan belaka.Sementara itu rakyat hanya dijadikan alat dalam mencapai tujuan mereka.

Dan yang paling memprìhatinkanlah adalah suara rakyat dapat mereka beli hanya dengan selembar uang atau dgn hanya obral janji.Karena tidak ada pendidikan politik(pemilih) maka rakyat yg tidak berkualitas akan melahirkan pemimpin berkualitas pula.Mungkin kondisi ini sengaja dibiarkan agar rakyat terus bisa dibodohi.

Semestinya pemerintah dan para tokoh masyarakat atau para politisi memikirkan pentingnya pendidikan politik bagi rakyat.Misalnya dengan gencar memberikan iklan layanan pendidikan politik melalui media cetak dan elektronik.Dan memasukan kurikulum pendidikan politik,terutama bagi pemilih pada lembaga pendidika sedini mungkin.

Harapan kita dengan pendidikan politik tersebut akan melahirkan rakyat yg cerdas dlm menggunakan hak politiknya,sehingga angka golput berkurang.Dan dalam pertarungan politik kualitaslah yang jadi pilihan bukan uang atau janji semata.

Selasa, 28 April 2009

Koalisi pragmatis dan efeknya

Koalisi yang hanya didasari kepentingan pragmatis kini sedang ditarikan oleh sebagian elit politik.Mereka lebih tergiur berkoalisi dengan kubu partai demokrat sang pemenang pemilu dalam mengusung SBY dlm pilpres.Namun keinginan mengusung SBY tidak dilandasi niat yg tulus,sebab mereka juga meminta pembagian kursi kekuasaan seperti kursi wakil presiden dan posisi menteri dalam pemerintahan.

Rakyat indonesia ataupun konstituen parpol banyak yg mengerti jika langkah koalisi yg sedang gencar dilakukan oleh sebagian politisi bersifat pragmatis dan emosional.Mereka mengetahuinya dari sikap elit partai yang tidak lagi setia dengan janjinya yang akan mengusung calon tertentu ketika pemilu lalu.

Efek dari sikap elit parpol yang lebih pragmatis dan inkonsisten bisa mengakibatkan dipandah rendah oleh konstituennya.Sikap penentangan mereka akan diperlihatkan dengan memihak kepada lawan politik yg mereka hormati karena setia dengan komitmen.Dengan kata lain punya harga diri.

Efek lainnya adalah pemilu legislatif 2014.Dipemilu ini memori rakyat atau konstituen akan disegarkan lagi untuk mengingatkan betapa perlu dan pentingnya sikap konsisten parpol serta tidak melupakan janjinya kepada para kader.Harga diri parpol menjadi isu yg seksi.

Untuk kubu SBY perlu hati-hati,sebab jika kubunya diisi oleh kelompok elit(koalisi) yang tidak disuka oleh rakyat. Sikap kelompok pragmatis dan oppotunis yang ikut bergabung dlm koalisi SBY itu bisa membuat pendukung setia berubah jadi kecewa dan berbalik jadi pembelot.

Kehormatan parpol dibangun dengan cara-cara terhormat bukan dgn merendahkan diri sendiri atau plin plan.

Bersambung...